Dari Udara ke Darat, Prajurit Lanud Sutan Sjahrir Dampingi Warga Pascabanjir Bandang - METRO NESIA

Selasa, 06 Januari 2026

Dari Udara ke Darat, Prajurit Lanud Sutan Sjahrir Dampingi Warga Pascabanjir Bandang

 

PADANG | Lumpur masih menyelimuti sudut-sudut Komplek Banda Gadang Permai, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Sisa kayu, puing, dan material banjir bandang belum sepenuhnya sirna. Namun di tengah kondisi itu, harapan kembali tumbuh ketika prajurit TNI Angkatan Udara turun langsung, bekerja bersama rakyat.

Selasa, 6 Januari 2026, Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Lanud Sutan Sjahrir hadir di kawasan terdampak. Bersama warga setempat serta relawan dari Yayasan Kemah Peduli dan Sinergi Kebaikan Bersama, personel TNI AU menggelar karya bakti pembersihan lingkungan pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Tanpa sekat pangkat dan jabatan, personel Lanud SUT bahu-membahu membersihkan lumpur, mengangkat sisa material kayu, serta mengevakuasi sampah yang menumpuk di rumah warga dan fasilitas umum. Aktivitas ini menjadi simbol kuat kebersamaan antara aparat negara dan masyarakat.

Kehadiran prajurit TNI AU tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan dukungan moril bagi warga. Di tengah trauma dan kerugian yang dialami, kebersamaan tersebut menjadi penyemangat untuk bangkit dan menata kembali kehidupan.

Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kolonel Nav Wahyu Bintoro, S.E., M.M., M.Han., menegaskan bahwa kegiatan pembersihan akan terus dilakukan hingga kondisi lingkungan benar-benar pulih dan layak huni.

“Upaya ini kami lakukan secara berkelanjutan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal dan beban yang dirasakan warga dapat berkurang. TNI AU hadir untuk membantu dan mendampingi masyarakat dalam masa pemulihan,” ujarnya.

Menurutnya, percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana membutuhkan sinergi semua pihak. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama agar dampak bencana dapat segera diatasi.

Karya bakti ini turut dihadiri Kadister Lanud Sutan Sjahrir Letkol Sus Firdaus, S.Ag., M.M., Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumatera Barat Reski Dayat, serta unsur RT dan RW setempat. Kehadiran lintas sektor tersebut memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Bagi warga Banda Gadang, dukungan nyata dari TNI AU menjadi bukti bahwa negara hadir di saat rakyat menghadapi kesulitan. Kehadiran aparat tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga memulihkan kepercayaan dan ketenangan warga.

Kegiatan pembersihan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam menghidupkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat secara bertahap. Lingkungan yang bersih menjadi fondasi penting untuk pemulihan pascabencana.

Melalui karya bakti ini, TNI Angkatan Udara kembali menegaskan jati dirinya sebagai tentara rakyat yang selalu hadir, tidak hanya menjaga kedaulatan udara, tetapi juga berdiri bersama masyarakat di saat bencana melanda.

Catatan Redaksi:

Kegiatan ini mencerminkan peran aktif TNI Angkatan Udara dalam membantu masyarakat terdampak bencana sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.

TIM RMO

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda