Komandan Komando Daerah TNI AL (Dankodaeral) V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., menerima Courtesy Call (CC) dari Tim Nasional Kabel Laut PT PLN (Persero) yang di ketuai oleh Mayor Jenderal TNI (Purn.) Winston Pardamean Simanjuntak beserta rombongan, di Ruang Transit Mako Kodaeral V, Perak, Surabaya. Kamis (15/01/2026)
Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka permohonan atensi dan rekomendasi terkait rencana pembangunan kabel bawah laut tegangan ekstra tinggi (High Voltage Alternating Current/HVAC) yang akan menghubungkan jaringan kelistrikan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Grati dengan GITET Surabaya Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Timnas Kabel Laut PLN memaparkan rencana pembangunan kabel bawah laut HVAC sebagai bagian dari upaya penguatan dan keandalan sistem kelistrikan di wilayah Jawa Timur, khususnya untuk mendukung kebutuhan energi di kawasan Surabaya dan sekitarnya. Selain itu, disampaikan pula rencana trase kabel bawah laut serta aspek teknis dan pengamanan selama proses pembangunan.
Dankodaeral V menyambut baik kunjungan Timnas Kabel Laut PLN dan menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam setiap pembangunan infrastruktur strategis nasional, terutama yang berada di wilayah perairan. Hal ini bertujuan untuk memastikan keselamatan pelayaran, keamanan laut, serta kepentingan pertahanan dan keamanan negara tetap terjaga.
“TNI Angkatan Laut pada prinsipnya mendukung pembangunan infrastruktur strategis nasional. Namun demikian, seluruh proses harus dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keamanan laut, keselamatan pelayaran, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Dankodaeral V.
Lebih lanjut, Dankodaeral V menyampaikan bahwa Kodaeral V siap memberikan dukungan sesuai kewenangan, termasuk dalam bentuk rekomendasi, sepanjang seluruh persyaratan administratif dan teknis telah dipenuhi serta dilakukan koordinasi yang intensif dengan instansi terkait.
Melalui Courtesy Call ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Kodaeral V dan PT PLN (Persero) dalam mendukung kelancaran pembangunan kabel bawah laut HVAC sebagai bagian dari penguatan infrastruktur kelistrikan nasional, sekaligus tetap menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan Jawa Timur.
